PERNYATAAN SIKAP
PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN
REPUBLIK INDONESIA 2014-2019
“REALISASIKAN INDONESIA BARU”
Hidup Mahasiswa..! Hidup Rakyat..! Merdeka..!
Pelantikan Presiden adalah momentum sakral penyerahan amanat dan suara hati rakyat. Hari ini Indonesia memiliki pemimpin baru, yang terpilih melalui Pemilu yang demokratis. Amanah sebagai pemimpin rakyat adalah amanah agung, yang dituntut untuk dikerjakan secara profesional, penuh dedikasi, dan tanggungjawab. Sudah seharusnya pemimpin rakyat memberdayakan rakyat, dan bukan memperdayai rakyat. Pemberdayaan rakyat untuk Sejahtera menjadi tanggung jawab yang diemban Jokowi-JK sebagai Presiden baru.
Perlu kita sadari bersama, data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014 tentang Angka Partisipasi Sekolah (APS), tercatat hanya 19,88 persen anak bangsa Indonesia bisa kuliah. Ini artinya, ada 80 persen anak Bangsa akan kalah bersaing dalam persaingan global. Pemerintah berkewajiban mewujudkan Jamdiknas sebagai bentuk tanggung jawab pada 80 anak Bangsa yang berpotensi menjadi babu di negeri sendiri karena kalah bersaing dalam persaingan global. Padahal, anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN sangat cukup untuk membiayai Jamdiknas dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi bila dikelola dengan visi yang jelas dan tidak terjadi korupsi.
Tidak berhenti disitu, Jumlah penduduk miskin di Indonesia masih tergolong banyak. Hasil survey BPS, pada bulan Maret 2014 jumlah penduduk miskin sebesar 28,28 juta orang, Dari jumlah yang ada, wilayah pedesaan masih menjadi penyumbang terbesar dengan 17,77 juta orang miskin. Sementara sisanya berada dikota dengan 10,51 juta orang miskin.
Visi dan misi Jokowi-JK yang diberi nama “Nawa Cita” dan disampaikan kepada publik merupakan janji yang mestinya direalisasikan.
Maka, dalam momentum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019 KAMMI Jatim menyatakan sikap kepada Jokowi -JK yang dilantik:
1. Realisasikan Revolusi Mental. Ini merupakan program pemerintah yang hendak melakukan revolusi karakter bangsa. Masuk dalam visi dan misi Jokowi-JK yang diberi nama “Nawa Cita” , yang sudah disampaikan ke public pada saat debat presiden dan kampanye.
2. Wujudkan Jaminan Pendidikan Nasional (Jamdiknas). Jamdiknas adalah sistem yang menjamin semua anak Bangsa Indonesia bisa sekolah hingga Pendidikan tinggi Strata 1 (S1) dengan gratis dan berkualitas.
3. Tuntaskan Kemiskinan. Jumlah penduduk miskin di Indonesia masih tergolong banyak. Dari jumlah yang ada, wilayah pedesaan masih menjadi penyumbang terbesar orang miskin. Sementara sisanya berada dikota.
Selamat bekerja, Jokowi-JK. Ingatlah !
KAMMI bersama rakyat Jawa Timur menanti kerja Nyatamu !
Surabaya, 20 Oktober 2014
Ketua Umum PW KAMMI Jawa Timur : Wahyu Dani Woro
Koordinator Aksi : Decka Vertian Ginanjar



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !