![]() |
| Pelantikan Pengkader Nasional KAMMI |
Daurah Marhalah (DM) 1 yang sudah dipastikan akan berlangsung 29-30 November 2014 itu hanya selang dua pekan dari kepulangan delegasi yang mengikuti TPN. Namun semangat mereka dalam mencoba untuk mengimplementasikan hasil dari training tersebut sangatlah besar. Mulailah tahapan pertama dari pengagendaan daurah dilakukan. Tepatnya ahad (24/11) bertempat di Pengadilan Negeri Jember, KID bersama ketua komisariat Polije melakukan assessment DM 1. Dari assessment tersebut para instruktur yakin bisa mengambil alih jalannya agenda. "InsyaAllah kita bisa mengambil alih pengelolaan daurah tersebut. Ini juga sebagai bembelajaran awal bagi kita." Kata Agisan.
Mereka pun menyepakati untuk melakukan workshop yang merupakan tahapan selanjutnya untuk menerapkan konsep pengelolaan daurah pada tataran internal KID. Dari sana diharapkan semua instruktur dapat menyampaikan metode-metode dalam mengelola daurah. Dalam workshop yang diselenggarakan di aula ma'had tahfidzul Qur'an Ibnu Katsir (26/11) itu banyak diulas terkait dengan pengaluran materi. Metode-metode untuk pengaluran pun bervariasi, mulai diskusi, ceramah hingga simulasi. "Kalau materi sejarah dan filosofi gerakan KAMMI kita bisanya dengan metode ceramah. Mengingat belum semua peserta tahu terkait materi tersebut." Ungkap Kamal. Agenda workshop pun diakhiri dengan harapan instruktur bisa menjadi pengelola daurah seluruhnya.



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !