NGAWI - Tidak hanya untuk dakwah di kota-kota besar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) didirikan, latar belakang tersebutlah yang menjadi dasar dilaksanakannya restrukturisasi KAMMI Komisariat Ngawi oleh Pengurus Daerah KAMMI Madiun, Sabtu, 17/01/2015 lalu.
Hal tersebut dilaksanakan untuk kembali meningkatkan ghirah (red : semangat) dakwah dan kontribusi untuk negeri melalui jalur KAMMI.
Berdasarkan penjelasan Ketua Komisariat Ngawi terpilih, Sofi Fitriani, di samping sebagai wadah untuk mencetak para pemimpin masa depan Ngawi secara khusus, keberadaan KAMMI juga dinilai akan memberikan kontribusi pada bangsa dan negara. “Selain untuk mencetak para pemimpin masa depan bagi Ngawi sendiri juga menyumbangkan bagi bangsa dan agama. Itulah kenapa KAMMI Ngawi harus ada”, jelas Sofi.
Menyiasati tuntutan amanah tersebut, Sofi menyebutkan bahwa kebaikan itu harus senantiasa dipupuk dengan kebaikan. Tindakan yang baik, lanjutnya harus dimulai dari niat yang baik, dilanjutkan pada usaha yang baik hingga disempurnakan dengan optimisme yang tinggi.
Idealnya tugas yang besar harus diseimbangkan dengan kualitas dan kuantitas SDM yang mumpuni untuk mencapai kinerja yang maksimal. Namun dengan kondisi kader di Ngawi yang masih terbatas, pihaknya meneguhkan prinsip di mana Allah akan selalu menolong hambaNya.
“Walau dengan segala keterbatasan baik personel maupun segala yang ada di sekitar, namun optimisme harus tetap ada karena Allah akan selalu menolong hambaNya yang berjuang menolong agama Allah”, papar akademisi dan praktisi dunia pangan dan gizi tersebut.
Menurutnya, selama upaya yang dijalankan adalah dakwah dan seruan-seruan kebaiakan maka optimis dan usaha yang kuat itu akan bisa menjadi modal kuat dalam sebuah perjuangan.
Prinsip selanjutnya, Sofi menekankan pentingnya pemahaman dasar dimana memang semua manusia adalah seorang pemimpin, dan Allah akan menagih pertanggungjawabannya kelak. Walau dengan janya squad akhwat namun jika kerja tim solid, kemauan tinggi, tekad kuat, usaha maksimal dan selalu dekat dngan Allah, insya Allah pasti bisa mewujudkan cita-cita yang diharapkan bersama.
KAMMI Ngawi dinilainya tidak semata-mata milik para pengurusnya. Pun dengan KAMMI lain di daerah masing-masing. KAMMI adalah satu tubuh dan miliki bersama.
Pihaknya berharap, dengan restrukturisasi Komisariat Ngawi, KAMMI sebagai salah satu pilar dapat menguatkan pondasi dakwah.
“Semoga dengan semangat baru terbentuknya kembali struktur PK Ngawi, bisa lebih menguatkan pondasi dakwah ini dan menghadirkan optimisme gerakan yang terbarukan lagi”, pungkas Sofi. (ern)



Barakallah buat KAMMI Komisariat Ngawi, dengan "Sofi Fitriani" sebagai ketumsatnya, josh!!!
BalasHapus