![]() |
| Peserta GOM - Photo by Yunita |
Magetan, 26 September 2015, Mahasiswa
Akademi Kebidanan cabang dari Poltekkes Kemenkes Surabaya menggelar acara Grand
Opening Mentoring (GOM) di aula kampus Akbid Magetan. Agenda rutin untuk maba
tahun ini memiliki nuansa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu
diadakan gabungan dengan maba Akademi Kesehatan Lingkungan Magetan yang juga
merupakan cabang dari Poltekkes Kemenkes Surabaya. Dua kampus cabang ini kini
terlihat lebih akur dan solid, padahal sebelumnya sempat ada sisi yang bertolak
belakang dari alur profesi mereka. Sebagaimana mahasiswa AKL yang berusaha selalu menciptakan kondisi
lingkungan sehat untuk mencegah timbulnya penyakit, dan mahasiswa Kebidanan
yang baru akan bekerja ketika ada orang sakit yang terkena penyakit. Sehingga
keduanya sangat jarang mengadakan kegiatan bersama. “Alhamdulillah tahun ini
Akbid dan Akl bisa bersatu, jika dalam hal lain tidak bisa, maka dari sisi
keagamaan ini bisa dipersatukan, karena ukhwah Islamiyah tidak mengenal batas
kampus,” tutur Helen Nadya, koordinator Akbid.
Tahun
ini, jumlah maba Akbid dan AKL Magetan juga mengalami peningkatan drastis, yaitu
dua kali lipat tahun-tahun sebelumnya. Tercatat 80 maba Akbid dan 81 maba AKL
(74 putri + 7 putra) mengikuti acara ini dengan antusias. Acara yang berdurasi
5-6 jam dari pukul 08.00-14.00 ini diisi oleh Trainer asal Surabaya, Akh
Wahyudi yang berasal dari Ngawi Jatim. Acara ini juga dihadiri 9 orang
perwakilan dari Sie kerohanian Islam Pusat (SKIP) dari Poltekkes Kemenkes
Surabaya untuk memberikan sambutan dan materi. Acara diawali dengan pengenalan
pengurus SKIP Surabaya, kemudian materi “Mengenal Mentoring” berdurasi 1 jam.
Dilanjutkan training “Semangat Mentoring” yang dibawakan oleh trainer hingga
dhuhur. Dilanjutkan ice brieking dan hipnotis ala trainer untuk menyemangatkan
kembali peserta. Setelah itu ada simulasi mentoring yang menghadirkan para
mentor dari beberapa pengurus KAMMI Magetan dan ADK senior Magetan untuk
sedikit perkenalan dan mengagendakan jadwal mentoring pasca GOM ini.
Sebuah prestasi yang luar biasa dan
amanah dakwah yang lebih berat bagi Sie Kerohanian Islam (SKI) Akl yang baru 3
tahun berdiri dan Sie Kerohanian Islam (SKI) Akbid yang rencana akan didirikan
tahun ini dengan bantuan pembimbingan dari Puskomda IKIP PGRI Madiun. Namun,
insya Allah persiapan dan perizinan mendirian SKI sudah mencapai 70 %. Perlu
pembimbingan dan pemantauan dari Puskomda dan KAMMI Al-Aqsha Magetan.
Acara GOM merupakan momentum
menggelorakan kembali semangat mentoring, kegiatan yang sangat progresif
diberikan kepada mahasiswa kampus kesehatan ini diupayakan selalu ada tiap
tahun. Meskipun jadwal kuliah padat setiap hari Senin-Jumat dari jam
08.00-15.30 ditambah lagi jadwal praktikum rutin, laboratorium, dan magang di
beberapa klinik kesehatan sangat menguras energi mereka, namun semangat mentoring harus selalu ditingkatkan.
Koordinator SKI Akl yaitu Akhi Dimas, yang juga aktivis KAMMI Al Aqsha Magetan,
memiliki tantangan baru untuk berusaha merutinkan kembali jadwal mentoring maba
tahun ini pasca GOM dilaksanakan, di bawah kepemimpinan Kaprodi Akl yang
non-Islam. Koordinator SKI Akbid yaitu Ukhti Helen Nadya, yang juga aktivis
KAMMI Al Aqsha Magetan, memiliki tantangan baru untuk mengkoordinir kontinuitas
mentoring maba yang berjumlah 8 kelompok tahun ini agar tidak berbenturan
dengan jadwal rutin kampus kebidanan. Keduanya tetap akan berkoordinasi dengan
teman-teman KAMMI Al-Aqsha Magetan, dalam agenda mentoring akbar dan agenda
bersama kedepannya. Semoga terbina ahli-ahli kesehatan berprestasi dan membawa
keberkahan untuk agama dan negara demi kejayaan Islam di bumi Allah ini.
Aamiin.
Kontributor : Yunita Andriyanti (Sekretaris Bidang KAMMI Daerah Madiun)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !