MADIUN – Periode setahun kepemimpinan Jokowi – JK Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Madiun bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah
Pemuda gelar aksi raport merah kepemimpinan Jokowi, Patung Mahardi Alun-alun
Kota Madiun, Rabu (28/10/2015).
Kepemimpinan yang telah
dijalankan selama setahun tersebut menurut Muhammad Shahru Ketua Umum KAMMI
Madiun telah menghadiahkan kemalangan dan kesengsaran untuk negeri sendiri.
“Mulai Nawacita yang masih
diabaikan, status hutang luar negeri yang terus ditumpuk, tidak adanya sikap
tegas atas kasus korupsi, bencana asap yang tidak tuntas hingga terbungkamnya
aktivis prodemokrasi dan pejuang penderitaan rakyat”, papar Shahru.
Dalam aksi tersebut KAMMI Madiun membawakan
teaterikal gantung presiden Jokowi. Teaterikal tersebut menurut Husein selaku
koordinator aksi adalah bentuk tawaran dan tuntutan serius pada pemerintah untuk
lebih serius mengurus Indonesia.
“Teaterikal ini sebagai bentuk tawaran dan
tuntutan agar Jokowi selesaikan kasus-kasus Indonesia. Presiden sudah harus
lebih serius mengurus Indonesia”, papar Husein.
Disamping itu, masa aksi juga
membawa propaganda tuntutan berisikan tulisan stop bagi-bagi kekuasaan, tawaran
memilih perbaiki negeri atau pulang serta menghentikan transaksi jual beli
negara. (ern)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !