PELANTIKAN DPRD PROVINSI JAWA TIMUR
“KAMMI TITIPKAN JAWA TIMUR PADAMU”
Bismillahirahmanirrahim
![]() |
| Korlap Aksi |
Pelantikan DPRD Jatim adalah momentum sakral penyerahan amanat dan suara hati rakyat. Hari ini Jawa Timur memiliki 100 Anggota DPRD baru, yang terpilih melalui Pemilu 9 April 2014. Amanah sebagai wakil rakyat adalah amanah agung, yang dituntut untuk dikerjakan secara profesional, penuh dedikasi, dan tanggungjawab. Sudah seharusnya wakil rakyat memberdayakan rakyat, dan bukan memperdayai rakyat.
Kondisi anggota DPRD Jawa Timur pada periode 2009-2014 yang lalu, menjadi evaluasi bagi rakyat dan KAMMI secara khusus. Adanya masalah kasus korupsi yang menjerat beberapa wakil rakyat di gedung DPRD Provinsi Jatim, serta belum selesainya tugas legislasi diantaranya Raperda Perlindungan Petani dan Nelayan, dan Raperda Tentang Kawasan Ekonomi Khusus Suramadu. Tidak berhenti disitu, masih ditemukanya fenomena bolos dan titip absen. Kurang maksimalnya agenda reses, serta banyaknya pemborosan anggaran, semakin memperparah kondisi DPRD Jawa timur pada periode lalu.
Perlu kita sadari bersama, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan bahwa Jumlah penduduk miskin di Jatim mencapai 4,7686 juta jiwa atau sekitar 12,42 persen penduduk Jatim seluruhnya. Dari jumlah tersebut, wilayah pedesaan masih menjadi penyumbang terbesar karena 3,25 juta penduduk miskin atau sekitar 67 persen. Sementara sisanya yang mencapai 1,535 juta jiwa atau sekitar 32% berada di perkotaan. Tingginya angka kemiskinan yang membuat Jatim menjadi propinsi termiskin nomor dua di Pulau Jawa, tidak sejalan dengan APBD Jatim tahun 2014 yang cukup besar mencapai Rp16 triliun.
Penyalahgunaan dana kekuasaan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok masih cukup marak di Jatim. Bahkan yang sudah tersangkut korupsi masih bisa menduduki kursi dewan yang terhormat. Kita tentu masih ingat dengan kasus Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM). Korupsi dana dalam program pemberdayaan masyarakat ini senilai Rp 270 miliar lebih. Dan masih ada beberapa kasus lainya yang menimpa para Anggota DPRD Jatim baik yang sudah berakhir masa tugasnya, yang terpilih kembali maupun yang baru terpilih.
Maka dalam momentum pelantikan DPRD Jatim 2014-2019 KAMMI menyatakan sikap kepada anggota DPRD Jatim yang dilantik. :
- Hargai konstituen yang memilih anda dengan tidak menjadi orang yang munafik dengan pengkhianatan janji dan amanah.
- Mendesak seluruh Anggota DPRD Jatim periode 2014-2019 yang terlibat kasus korupsi untuk mengundurkan diri dari jabatanya dan menyelesaikan kasus tersebut hingga tuntas. Bagi seluruh anggota DPRD Jatim yang baru supaya tidak melakukan Korupsi Kolusi dan Nepotisme serta tindakan pidana maupun amoral yang mencederai masyarakat Jawa Timur
- Mengawal tuntas penyelesaian permasalahan Jawa Timur seperti pemberantasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan, penyelesaian pembangunan pertanian, infrastruktur dan pengelolaan Sumber Daya Alam dengan mengutamakan asas kesejahteraan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan
Surabaya, 31 Agustus 2014
Wahyu Dani



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !