![]() |
| Doc : KAMMI Al Aqsha |
MAGETAN – Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat al Aqsha Magetan dalam rangka
penguatan arah gerakan selenggarakan silaturahmi tokoh Magetan, 20-22/07/2015
kemarin.
Elly Eka Wahyudi Humas KAMMI Komisariat
Magetan menjelaskan, agenda silaturahmi tersebut akan menjadi bekal kader
internal KAMMI Magetan dalam bergerak ke depannya.
“Harapannya, dengan kegiatan
silaturahmi seperti inilah, khususnya kami (red : Kader KAMMI Magetan)
mendapatkan arahan-arahan dari tokoh, nasehat ataupun saran konstruktif. Ke
depannya KAMMI Magetan lebih mantap dalam gerakan”, papar Elly.
Sejalan dengan harapan tersebut, Sardjo
salah seorang tokoh yang dikunjungi, Pendiri Yayasan Penyantun Yatim Piatu
Pondok Pesantren Takeran berpesan kepada kader KAMMI untuk senantiasa
menguatkan diri dan terus berkontribusi.
“Bangga, di jaman seperti ini masih ada
pemuda-pemuda seperti KAMMI, pesannya, KAMMI hendaknya selalu menguatkan diri
di tengah kebobrokan zaman, bertapa di tengah pasar yang ramai dan
senantiasalah berada dalam barisan-barisan dakwah, seperti halnya al Maidah
lima puluh empat”, ungkap Sardjo, Senin (20/07/2015)
Ketua Lesipu Magetan, Wiyono juga
berpesan demi tujuan gerakan, dalam menjalankan visi dan misi organisasi, KAMMI
setidaknya mampu bersinergi dan bekerjasama dengan OKP lain.
“Misalkan KAMMI bekerjasama dengan
HMI yang hampir selaras ideologinya”, jelas Wiyono.
Arahan semisal juga disampaikan oleh
Joni Purnawirawan, Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Magetan 2014-2019.
Pihaknya menyampaikan Magetan adalah perlintasan ekonomi antar Madiun – Solo,
Madiun – Surabaya maka kondisi tersebut seolah membuat Magetan seperti kota
mati.
“Magetan cenderung adem, ayem, pasif,
kurang kompetitif sehingga dampaknya ke mahasiswa juga terkesan apatis untuk
mengikuti kegiatan-kegiatan dan bersikap pragmatis terhadap segala penawaran”,
tutur Joni.
Joni melanjutkan, atas pertimbangan
kondisi tersebut untuk membentuk calon kader KAMMI sebaiknya dimulai dari strategi-strategi
efektif perekrutan di awal hingga akhirnya kader memiliki syaksiyah islamiyah
sebagaimana kader KAMMI semestinya. KAMMI mengambil peran sebagai penyedia
kader persiapan.
Silaturahmi tokoh adalah kegiatan
serentak yang diselenggarakan komisariat-komisariat di KAMMI Daerah Madiun,
meliputi KAMMI Madiun, KAMMI Magetan dan KAMMI Ngawi.
Kontributor : eew
Editor : ern



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !