![]() |
| Ketua Umum KAMMI Kartika Nur Rohman saat memberikan arahan pada kader KAMMI Jawa Timur |
SURABAYA - Proses mempersiapkan kader untuk kelanjutan tampuk kepemimpinan dan pemenuhan tuntutan pergerakan menjadi tugas fundamental gerakan mahasiswa. Pengkader memiliki tanggung jawab menggali potensi, mengolah dan menghadirkan generasi-generasi militan siap guna untuk berkontribusi menjawab permasalahan Indonesia.
Hal tersebut mendorong Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI) Jawa Timur gelar Rapat Pimpinan Wilayah II dengan tema Optimasi Peran Kaderisasi Pemuda Jawa Timur dalam Rangka Mewujudkan Pemimpin yang Berkarakter Muslim Negarawan, Ahad (29/11/2015) kemarin.
Wahyu Dani, Ketua Umum KAMMI Jawa Timur menegaskan bahwa gerakan mahasiswa, khususnya mahasiswa islam memiliki tantangan gerakan yang berat.
"Tantangan gerakan mahasiswa Islam ke depannya akan semakin berat. Kita dituntut memperbaiki kader", ungkap Wahyu.
Akselerasi kaderisasi, menurut Wahyu Dani sudah menjadi kewajiban paten dalam menghadapi tantangan, kegundahan gerakan saja tanpa adanya sikap tidak cukup menjadi solusi.
"Sekali saja kita terlambat mengkader maka kita akan terlambat juga memiliki momentum dan menghadirkan kebangkitan gerakan", tegas Wahyu Dani yang juga beramanah sebagai Ketua KAMMI Teritorial Jawa bagian Timur.
Ketua Umum PP KAMMI, Kartika Nur Rakhman selaku pembicara dalam Stadium General Pembukaan Rapimwil yang bertempat di Graha Markas Dakwah tersebut juga menegaskan bahwa dengan banyaknya tantangan global dan permintaan lokal seperti sekarang memberikan tugas baru bagi KAMMI untuk mengisi ruang-ruang kosong kontribusi.
"Globalisasi semacam itu, konteks Indonesia seperti ini maka KAMMI harus mampu mengisi ruang-ruang kosong", papar Kartika, lebih lanjut ia menambahkan, "KAMMI secara kolektif, antum secara individual harus mampu mengupgrade diri antum dan juga kapasitas gerakan kita".
Selama ini, menurut Kartika kaderisasi KAMMI masih berkutat di wilayah karakter, sekarang mulai diarahkan memikirkan kapasitas yang dimiliki oleh kader-kader KAMMI.
Dalam agenda Rapimwil tersebut menyepakati KAMMI Daerah Ponorogo sebagai tuan rumah pelaksana Musyawarah Wilayah KAMMI Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada tanggal 1-3 Januari 2016 mendatang. Di samping penetapan perubahan tempat Muswil dari PD Jember ke PD Ponorogo, koordinasi antar pimpinan KAMMI se-wilayah Jawa Timur dalam Rapimwil juga dilaksanakan bedah Manhaj Kaderisasi KAMMI 1437 serta Lokakarya Kaderisasi dan KID Wilayah KAMMI Jawa Timur. (ern)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !