![]() |
| Seminar Mengulas Perjuangan Letkkol Moch Sroedji |
Kamis, 26 Februari 2015. Bertempat di aula PB Sudirman, Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Seminar mengulas perjuangan Letkol Sroedji dengan tema “Peran Letkol (Inf) Mochammad Sroedji dalam Pembentukan Cikal Bakal TNI dan Peran Aktifnya dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia”.
Hadir dalam kesempatan ini Irma Devita selaku penulis Novel “Sang Patriot” yang menceritakan tentang kehidupan sampai perjuangan sang Letkol. Selain itu Pemkab Jember juga mengundang perwakilan dari kementerian sosial, akademisi Universitas Jember, Akademisi UNESA, dan perwakilan dari Dinsos Provinsi Jatim.
Disamping menancapkan kembali semangat perjuangan para pahlawan, Seminar yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Jember ini juga bertujuan untuk menggalang suara dari masyarakat untuk pengusulan Letkol Mochammad Sroedji sebagai pahlawan nasional.
Irma Devita yang juga sebagai cucu kandung dari Letkol Moch Sroedji menceritakan tentang bagaimana perjuangan sang kakek dalam mengemban cita-cita kemerdekaan. Sampai sang Letkol tertembak, disiksa hingga dipertontonkan jasadnya dihadapan masyarakat Jember kala itu.
Perempuan yang akrab disapa Devita ini menambahkan, “Mochammad Sroedji berperan dalam membentuk brigade damarwulan yang menyatukan seluruh elemen perjuangan. Sang letkol sempat akan ditarik ke pemerintahan pusat (Jogja) namun beliau menolak karena lebih memperhatikan nasib bawahannya”, Tuturnya.
Selain itu Devita yang berprofesi sebagai praktisi hukum ini menyatakan keprihatinannya akan ancaman menurunnya pengetahuan masyarakat akan perjuangan para pendahulu “Indonesia terancam mengalami Lost Generation karena masyarakat lebih suka menonton superhero dari asing daripada kisah pahlawan”, Jelasnya.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Jember menggelar serangkaian acara dalam rangka mendukung pengusulan Letkol Mochoammad Sroedji sebagai Pahlawan Nasional diantaranya panggung rakyat dan napak tilas perjuangan sang Letkol.
Terakhir Devita mengajak seluruh masyarakat Jember untuk bersama-sama memperjuangkan Letkol Sroedji sebagai Pahlawan Nasional agar jasa-jasa dan semangat perjuangan para pahlawan dapat menancap dalam benak masyarakat. Sehingga masyarakat dapat meneruskan cita-cita perjuangan yang telah ditorehkan sebelumnya.
Letkol Mochammad Sroedji merupakan mantan prajurit peta yang lahir di bangkalan pada 1 Februari 1915. Dan gugur di medan perang ketika memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sroedji Gugur pada tanggal 4 Februari 1949 dan dimakamkan dipemakaman umum kreongan Jember-Jawa TImur. (ABC)



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !